Jumat, 09 September 2011

SELF CONFIDENCE

JADI IMAM (1)
16 Januari 2011
Berbondong-bondong 2 krucil, Amey dan Evelyn, bersama Ulan masuk ke rumah membawa baju ganti dan perlengkapan mandi. Rupanya mereka diundang Ulan untuk mandi bersama di rumah. Selain lebih ramai kalau mandi bersama di bawah pancuran, setelah itu mereka pun bisa langsung bermain.
Mandi sudah, pakai baju yang paling bagus, rambut sudah rapi. Apa yang belum? Ups! Sholat Ashar yang belum. Ulan pun mengajak Amey untuk sholat Ashar berjamaah sebelum bermain. Sedangkan Evelyn menunggu di sisi tempat tidur. Terdengar alunan suara si Ulan membacakan surah Al Zalzalah dan Al Bayyinah. Orang tua yang melihat adegan dua anak kecil sholat berjamaah ini pasti terharu senang.
Setelah sholat, ayah memberi tahu Ulan kalau sholat Ashar tidak perlu dikeraskan bacaannya.
“Aku sudah tahu, Ayah!”, elaknya, “Aku hanya ingin mengajari si Amey bacaan Qur’an”, lanjutnya percaya diri.
Selalu ada alasan kuat di dalam setiap tindakannya. Sipp!

JADI IMAM (2)
7 November 2010
(status ini diberi ‘Like’ oleh Nur Ainayah al Fatihah, Achmad Fauzi, dan Estee Sugesty, dan dikomentari oleh Estee Sugesty)
Adzan Maghrib berkumandang. Ulan dan bunda bersiap-siap menunaikan sholat Maghrib berjamaah. Kali ini Ulan maunya di rumah saja.Ketika bersiap-siap hendak sholat dengan Bunda sebagai imam, tiba-tiba Ulan bertanya:
“Nanti Bunda baca surat apa?”
”Surah Innaa a'thainaa.. dan An Nass”, jawab Bunda.
“Ah, bosan! Itu lagi..itu lagi”, gerutu Ulan, “Kalau gitu aku saja yang jadi imam. Aku mau baca At Takatsur dan Al Fill”.
Sholat maghrib kali ini, Ulan yang jadi Imam.
Kepercayaan diri seseorang bisa tumbuh karena dia menguasai dan mampu dalam bidang yang digelutinya. Namun pada anak-anak kemampuan ini bisa jadi hanya akan terpendam, tidak tampil ke permukaan karena minder, malu, atau takut. Mendukung dan memberi rasa aman terhadap setiap ekspresi yang dilakukan anak, tidak pelit memberi apresiasi pada setiap usaha yang telah ia lakukan meskipun hasil belum maksimal, dan memberi kepercayaan kepada anak akan membangkit rasa percaya diri dan kemampuan untuk bertanggung jawab.

That’s the point!

 (taken from: qaulan sadiida on facebook: bercermin pada anak-anak)

Tidak ada komentar: