Sabtu, 05 November 2011

AGAR KREATIFITAS ANAK TUMBUH

Orangtua mana yang tak senang memiliki anak-anak yang cerdas dan kreatif. Walaupun potensi kreatifitas sebenarnya sudah dimiliki sejak mereka lahir, peran orangtua (dan guru) yang harus memastikan potensi mereka agar berkembang secara optimal.
Percaya atau tidak, daya kreatifitas memiliki peran yang signifikan dalam menentukan kesuksesan seorang anak di masa depan. Terkadang, karena tak mau repot, banyak orangtua yang justru melarang anak berkeatifitas. Misalnya, anak yang banyak bertanya malah disuruh diam atau tidak diberi jawaban semestinya. Atau anak-anak yang punya hobi mencorat-coret dan mengutak-atik barang karena rasa ingin tahunya malah dimarahi dan dilarang untuk melakukannya lagi. Padahal, jika diarahkan dengan benar, tak mustahil gairah dan keingintahuan anak tersebut terbentuk menjadi karakter kreatif yang terus terbawa hingga ia dewasa.
Beberapa hal berikut ini dapat dilakukan orangtua agar anak tumbuh menjadi pribadi yang kreatif.
  1. Membebaskan anak untuk berimajinasi. Bila perlu, tuntun mereka untuk mengekpresikannya dalam bentuk gambar, cerita lisan, tulisan, gerakan, musik, atau lagu. Pandanglah daya khayal anak sebagai sesuatu yang positif karena bagi seorang anak, daya khayal adalah jiwanya. 
  2. Saat anak sedang berimajinasi, berikan tanggapan yang positif dalam bentuk dukungan. Jangan sekali-kali meledeknya sebagai anak pemimpi atau menganggap apa yang dikhayalkannya adalah hal yang tak masuk akal. 
  3. Berikan jawaban yang lugas dan logis atas setiap pertanyaan anak. Selain rasa ingin tahunya terpuaskan, mereka juga akan terbiasa berpikir lebih kritis. 
  4. Memilihkan mainan yang edukatif dan menstimulus daya imajinasi dan kreatifitas anak, bukan sekedar mainan untuk hiburan semata. 
  5.  Menghargai setiap hasil karya yang mereka buat dengan cara memuji atau memajangnya. Tunjukkan pada mereka bahwa kita sangat menghargai dan bangga dengan karyanya. Pastikan bahwa kita –orangtuanya – adalah orang pertama yang bangga dan menghargai karya mereka, sesederhana apa pun karya yang mereka hasilkan.
Tak terlalu sulit untuk melakukan kiat-kiat di atas, bukan? Selamat menerapkan, ayah-bunda.. Kita dukung anak-anaki kita menjadi anak yang kreatif.

(diolah dari kolom Pilihan Ibu, Kompas, 16 Oktober 2011)

Baca juga artikel-artikel yang berhubungan dengan kreatifitas:

Tidak ada komentar: